Tautan Hari
Hitungan jam lagi tahun kali ini akan berganti. Tidak ada rencana khusus yang Aku jadwalkan. Perihal perayaan, atau tentang segala keseruan tahunan. Aku hanya ingin melihat kebelakang dalam-dalam, lalu menatap rencana kedepan tajam-tajam. Tentang jutaan pelangi, ada juga lautan bara api. Tidak itu berlebihan, nyatanya itulah kehidupan. Aku tahu, terlalu banyak syukurku yang terlewatkan. Ada banyak tumpahan doa yang lupa aku aminkan. Diriku yang tak pandai berterima kasih tulus, Aku yang perlu belajar banyak tentang ikhlas, tambah juga sikapku yang akrab dengan egois. Aku belajar banyak hal dari orang-orang disekitarku, dari orang-orang dijalalan yang biasa Aku menuju. Betapa tidak tahunya Aku tentang arti kehidupan sesungguhnya, betapa malunya diriku yang biasa mengeluh perihal dunia. Betapa terlalu memaksanya aku tentang ramainya hidup yang sementara. Jika kita bisa membuka mata lebar-lebar. Banyak dari mereka diluar sana yang hidup bermodal sabar. Mereka tak menuntut lebih dar...