TIDAK LAGI TENTANG DIRIMU
Setelah
semua perjalanan panjang, setelah berlikunya jalan, dalam dan terjalnya sebuah
kisah. Aku ingin menjadi orang yang paling ikhlas kali ini, aku selalu berkata,
bahwa aku tidak ingin memaksa sepenuhnya. Kau juga perlu menyadari, aku tidak
ingin berlarut-larut dalam ketidakpastian, ketidakbedayaan, dan segala yang
membuatku bagai diri tak bertuan.
Kali ini aku ingin benar-benar pergi, tidak ada yang ingin aku ulang lagi, atau bahkan hanya sekedar menunggu waktu kembali, benar-benar tidak lagi.
Bukan apa-apa, aku manusia rentan, tidak selamanya kuat bertahan, tidak selamanya bisa menahan. Dulu, apa saja kuterima dengan lapang, tidak lagi sekarang, aku ingin menghargai diriku, aku ingin ceritaku tidak semua tentang kerapuhan.
Sekarang
tidak ada gunanya berandai, tidak berguna jika kita berbicara tentang “kalau
saja”. Apa yang terjadi sampai hari ini telah ada garisnya, kita telah
sama-sama hebat, kita telah sama-sama kuat. Selanjutnya, apa saja yang terjadi
pada dirimu, aku akan tetap mendukung penuh, meski tidak seperti dulu ketika kita sering berbagi keluh.
Bagaimana
juga, dulu kau adalah salah satu alasan aku menuju titik puncak yang kita pernah harapkan,
tidak mengapa, memang begitu kehidupan, tidak sepenuhnya berjalan sesuai awal tujuan, meski kita telah mengatur dengan
rapi, merencanakan dengan sepenuh hati, pada akhirnya kita akan mengalah dengan
takdir ilahi.
Aku
juga tidak bisa memastikan apa yang akan terjadi selanjutnya, yang kuketahui kita akan mengambil langkah yang berbeda, tapi tetap sama baiknya. Kamu dengan jalanmu, aku dengan jalanku, dan kita sama di jalan-Nya.
Komentar
Posting Komentar