Kamu Bisa
Barangkali judul tersebut amat sangat tepat untuk setiap rangkaian tugas yang mengiringimu. Kesibukan yang datang silih berganti, peran dan tanggung jawab yang juga menanti. Aku orang yang tidak lagi memaksa semesta, tidak juga menggerutu mengemis pinta, sejatinya kita akan bertemu dengan yang memang jalannya, apapun itu, apa saja.
Tidak menampik bahwa hidup akan ada fase sulit, sebuah alur yang menjadi rumit, serta jalan yang berubah sempit. Oleh karena itu, kita perlu terus mengetuk pintu-pintu langit.
Aku tulis lebih awal, terhitung sejak saat aku memikirkan kata-kata ini, aku percaya penuh bahwa kamu bisa mengejar apa yang sedang kamu tuju, kamu bisa melewatinya dengan beragam mimpi lainnya. Aku penuh percaya, apa saja yang kini kamu lakukan, kamu mampu lebih dari sekedar bisa. Aku tahu kamu bukan orang yang gampang menentukan, kamu orang yang penuh pertimbangan, perencanaan, dan segala sesuatu yang berulang diperhitungkan.
Tidak salah jika semua orang mempercayaimu, tidak keliru jika banyak orang mengandalkanmu, dan aku yakin itu. Yang terpenting saat ini adalah membersamaimu, membersamai prosesmu lebih tepatnya. aku senang menjadi bagian di dalamnya, menjadi saksi apa saja yang sedang kamu juangkan, menjadi telinga atas apa saja yang ingin kamu ceritakan, membantu mengaminkan segala kebaikan yang kamu tengadahkan. Aku banyak belajar darimu, tentang kerja keras, sebuah kata serius, fokus, tentang loyalitas, totalitas, dan banyak lagi yang tidak aku tulis tuntas.
Jika percaya penuh padamu adalah sebuah kejahatan, maka aku layak menjadi tahanan.
Komentar
Posting Komentar