JANGAN RENTAN HATI

Sampai hari ini aku selalu berterima kasih atas apa saja yang terjadi, atas segala kesibukan yang kunikmati. Hari-hari ini benar mengajarkanku banyak pengetahuan baru, pengalaman baru, juga cerita yang teramat seru. Apapun itu akan selalu kunikmati, ini adalah bagian dari proses, sebuah proses menuju sukses. Sekarang menulis menjadi sangat akrab denganku. Berita, prosa, sajak, dan apa saja. Aku juga berterima kasih pada diriku, telah mau diajak bertualang sampai detik ini, mengikuti semua mimpi yang selalu aku tata rapi. Atas segala harapan yang aku gantungkan, jiwa ini tidak pernah berontak kelelahan. Atas segala harap yang aku tanamkan, napasku selalu mengaminkan.
Berjuta kali lagi, terima kasih diri telah mau berdamai bersama hati, mengikhlaskan apa saja yang terlewat, mengejar sesuatu yang dituju dengan sangat. 
Sebelum kembali dengan tugas-tugasku, aku sempatkan mengisi blogku ini, tidak akan kubiarkan ide-ideku berdebu, semoga malas jangan menyertaiku.
Bersama buku, aku menyelami ilmu-ilmu baru. Aku tak menampik, aku lebih dekat dengan kumpulan cerita-cerita fiksi, cerita yang dapat membawaku hidup penuh aksi. Aku benar-benar berdamai dengan apapun yang terjadi, perihal sesuatu yang enggan aku tulis disini, semoga orang itu baik-baik saja, aku juga selalu mengaminkan atas segala mimpi-mimpinya, semoga bahagia menyertainya.

Sudah, jangan terlau diambil pusing, ada banyak hal yang perlu aku tuntaskan. Aku tidak ingin menjadi seperti kebanyakan orang, yang membiarkan hidupnya  kata mereka bak air mengalir. Apakah kalian yakin semua air akan mengalir ke laut?, ketahuilah, perjalanan air tidak semulus yang kalian pikirkan, ada air yang mengalir dalam saluran pembuangan, dan tempat lain yang yak bertujuan. Sedang aku ingin menjadi air yang mengalir ke laut lalu memberi kehidupan bagi penghuninya, yang dalam prosesnya menuju laut dia menjernihkan apa yang dilaluinya. Aku perlu belajar banyak untuk hal itu. Semesta, aku mohon restu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengarkan Lagi

Sesak Enggan Beranjak